Aan Andi: Atasi Banjir, Manfaatkan Ruang untuk Resapan Air

DEWAN-rio

HumasDPRD-Bencana banjir masih menghantui masyarakat Kota Bandung, terutama ketika memasuki musim penghujan. Saat ini, Kota Bandung memiliki sejumlah titik yang menjadi langganan banjir.

Anggota Pansus 4 DPRD Kota Bandung, Aan Andi Purnama mengatakan, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dapat memanfaatkan ruang untuk resapan air, dalam mengendalikan banjir.

“Kenapa penurunan genangan air semakin lambat? Karena resapan air yang semakin berkurang. Termasuk drainase yang tidak mampu menampung volume air,” ungkapnya pada Rapat Kerja Pansus 4 di Gedung DPRD Kota Bandung, Jln. Sukabumi, Kota Bandung, Kamis (14/5/2020).

Dalam rapat tersebut, juga hadir Dinas Tata Ruang, Dinas Pekerjaan Umum, dan DPKP3, terkait realisasi kinerja TA 2019.

Menurutnya, sarana dan prasarana perlu dioptimalkan dalam mengurangi tingginya air ketika terjadi banjir. Lebih jauh, salah satu infrastruktur dalam pencegahan banjir yakni kolam retensi dinilai kurang efektif.

“Kolam retensi tidak efektif dalam penanganan banjir, contohnya di Kawasan Pajajaran,” ujarnya.

Oleh karena itu, pihaknya meminta perencanaan yang matang dalam pembangunan infrasturktur yang berfungsi mencegah banjir, seperti kolam retensi atau wetland (taman air).

“Karena saya kemarin berdiskusi dengan Balai Besar Sungai, bahwa banjir yang terjadi ketika curah hujan tinggi, karena resapan airnya yang kurang,” tambahnya.*dprd.bandung.go.id

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print