Senin, Desember 17Website Resmi DPRD Kota Bandung

Anggota DPRD Kota Bandung Sebut Permasalahan Anjal Masih Jadi PR Pemkot

BANDUNG – Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Ahmad Nugraha mengatakan, persoalan pengetasan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Kota Bandung, terutama anak jalanan masih menjadi kendala dan pekerjaan rumah yang harus terus diselesaikan oleh Pemerintah Kota Bandung.

Ahmad Nugraha menilai, dalam menyelesaikan persoalan tersebut dibutuhkan peran serta dari semua pihak, termasuk generasi muda.

“Pemerintah perlu kerja sama dengan semua elemen dalam penanganan anak jalanan. Di sinilah peran pemuda sebagai generasi penerus untuk menawarkan solusi dalam persoalan ini,” ujarnya dalam Forum Group Discussion (FGD) ‘Penanganan Anak Jalanan Kota Bandung’ di Kawasan Otista, Kota Bandung, Selasa (30/10/2018).

Menurutnya, penanganan anak jalanan yang terpenting adalah adanya edukasi dan kolaborasi.

Sehingga, kata dia, semua pihak terkait dapat saling bersinergi, dan tidak berjalan sendiri-sendiri.

“Tidak kalah penting adalah sinergi dari semua pihak, baik dinas, komunitas, aktivis, pemuda dan lain sebagainya. Terlebih dalam pembinaan anak jalanan, Kota Bandung memiliki Pusat Kesejahteraan Sosial (Puskesos),” ucapnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Bidang Kesejahteraan Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Bandung, Nenden Mulyani mengatakan bahwa pihaknya bersama Pemkot Bandung, berupaya mencari solusi bagi anak jalanan.

Berdasarkan data yang dimiliki pihaknya, anak jalanan memiliki semacam koordinator yang menggiring untuk turun ke jalan.

Tujuannya secara umum yakni karena kebutuhan ekonomi.

“Kebanyakan mereka berasal dari luar Kota Bandung yang dikoordinir. Maka upaya meminimalisirnya dengan mengajak kepada berbagai kegiatan positif,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Anggota DPRD Kota Bandung Sebut Permasalahan Anjal Masih Jadi PR Pemkot, http://jabar.tribunnews.com/2018/10/30/anggota-dprd-kota-bandung-sebut-permasalahan-anjal-masih-jadi-pr-pemkot.