Cegah Penyebaran Covid-19, DPRD Kota Bandung Dilengkapi Tempat Cuci Tangan Publik

cuci tangan

HumasDPRD-Upaya mencegah penyebaran wabah virus corona, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung melakukan berbagai upaya pencegahan mulai dari penyemprotan disinfektan, penyediaan hand sanitizer, pemeriksaan suhu tubuh pengunjung hingga pemasangan tiga unit tempat cuci tangan untuk publik yang ditempatkan di trotoar depan Gedung DPRD Kota Bandung Jalan Sukabumi nomor 30 Bandung dan di belakang gedung.

Sebelumnya, DPRD Kota Bandung juga mengambil kebijakan tidak menerima audiensi dan studi banding, terhitung sejak tanggal 23 -29 Maret 2020. Lebih jauh, untuk langkah selanjutnya, masih menunggu keputusan dari pemerintah, baik pusat maupun wilayah.

“Mohon maaf sekali, bukan kami tidak menghormati pengajuan untuk audiensi atau studi banding. Dengan Kota Bandung termasuk daerah yang termasuk zona merah, maka mohon dimaklumi kebijakan ini,” ungkap Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan AT, MM di Gedung DPRD Kota Bandung beberapa waktu lalu.

Menurutnya hal tersebut, dalam mendukung upaya pencegahan penyebaran virus corona atau COVID-19. Dengan mengurangi keramaian atau pengumpulan massa.

Dikatakan Tedy terkait tidak menerima tamu dalam satu pekan di DPRD Kota Bandung, pihaknya akan melakukan evaluasi. Termasuk menunggu surat edaran pemerintah untuk langkah selanjutnya.

“Terkait penghentian kegiatan belajar dan mengajar (KBM) dan aktivitas di perkantoran SKPD, dalam waktu dua pekan terakhir ini juga akan dikaji,” katanya.

Tedy menuturkan bahwa pihaknya juga terus mengimbau masyarakat untuk tidak beraktivitas di luar rumah atau tetap di rumah. Dengan harapan dapat mencegah penyebaran virus corona.

Ia menerangkan bahwa untuk aktivitas aspirasi masyarakat, kini anggota DPRD Kota Bandung lebih banyak menerima melalui media sosial. Dimana masih seputar virus corona , seperti informasi terbaru hingga keinginan untuk adanya penyemprotan disinfektan.

“Jadi bagaimana tempat sarana prasana seperti masjid ingin disemprot disinfektan, atau bagaimana masyarakat mendapatkan masker, hand sanitizer atau rapid tes,” tambahnya.*dprd.bandung.go.id

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print