Senin, Desember 17Website Resmi DPRD Kota Bandung

DPRD Bandung Soroti Street Library yang Digembok dan Nihil Buku

Bandung – DPRD Kota Bandung menyoroti keberadaan street library (perpustakaan jalanan) di Jalan Asia Afrika Kota Bandung. Perpustakaan tersebut digembok dan nihil buku. Dewan menilai perlu ada kajian mendalam mengenai penempatan perpustakaan mini tersebut.

Berdasarkan pantauan detikcom, lemari kecil berwarna merah berdesain vintage itu berada di pinggir jalan. Jalan Asia Afrika yang padat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki, nampaknya kurang nyaman untuk spot membaca.

Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha mengaku menyambut positif program tersebut. Namun, perlu ada kajian lebih jauh agar keberadaan perpustakaan jalan berdampak positif terhadap masyarakat.

“Jangan sampai dibikin tertawaan orang, kemudian tempat itu tidak menjadi manfaat sebenarnya,” kata Achmad mengomentari belum berfungsinya perpustakaan jalanan saat dihubungi via telepon genggam, Kamis (29/11/2018).

Baca juga: Nasib Street Library di Bandung: Digembok dan Nihil Buku

Selain kajian mengenai penempatan, Pemkot Bandung juga memetakan bacaan yang sesuai dengan kebutuhan publik. Sehingga, sambung dia, buku yang disediakan dapat memberikan pengetahuan bermanfaat.

“Apakah mereka bisa membaca di sana dengan hingar bingarnya kondisi kemacetan di Kota Bandung, lalu lintas padat, panas matahari. Kan tidak semua orang berkemampuan membaca ditempat yang ramai, tetapi juga banyak mereka yang ingin membaca ditempat yang nyaman,” tutur Achmad.

DPRD Bandung Soroti Street Library yang Digembok dan Nihil BukuStreet library di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung, ini digembok dan nihil buku. (Foto: Muklis Dinillah/detikcom)
Menurut dia, jangan sampai keberadaan perpustakaan jalanan ini sia-sia. Dia menyarankan penempatan perpustakaan mini ini dimaksimalkan di taman-taman yang ada di Kota Bandung.

“Kenapa tidak di taman taman yang sudah ada saat ini. Karena di taman taman mereka bisa berkumpul, membaca, diskusi bagi anak anak sekolah, mahasiswa. Ketimbang taman taman ini ditempatkan untuk kencan mencari jodoh,” ujarnya.

“Karena kan gini, membaca di pinggir jalan itu juga harus dilihat dari segi kesehatannya dengan sambil mengisap asap knalpot kendaraan yang tidak baik,” Achmad menambahkan.

Sejak dipamerkan pada Agustus 2018 oleh Ridwan Kamil, saat itu masih menjabat wali kota Bandung, perpustakaan mini memang belum berfungsi. Belum tersedia buku dalam lemari kaca perpustakaan tersebut. Lemarinya pun digembok.

Artikel ini telah terbit juga di https://news.detik.com/berita-jawa-barat/d-4323141/dprd-bandung-soroti-street-library-yang-digembok-dan-nihil-buku