Keceriaan Siswa SMA Saat “Kuasai” Gedung Dewan

Tedy-sma

HumasDPRD – Suasana berbeda nampak di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Rabu (12/2/2020) siang. Jika biasanya gedung dewan digunakan sebagai tempat rapat anggota dewan, namun berbeda halnya dengan yang terjadi kemarin siang.

Puluhan siswa SMAN 5 Bandung  “menggeruduk” gedung parlemen tersebut. Bahkan mereka pun langsung menguasai Ruang Paripurna DPRD Kota Bandung.

Eits, jangan berpikiran negatif dulu. Para siswa tersebut, datang bukan untuk melakukan aksi unjuk rasa. Tapi, mereka datang dalam rangka audiensi dan bersilaturahmi serta ingin mengenal dengan mengenai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) anggota dewan sebagai wakil rakyat dan kelembagaan pemerintahan.

Kecerian Nampak terlihat jelas dari wajah para siswa SMAN 5 Kota Bandung yang sangat antusias dalam mengikuti audiensi ini. Berkunjung ke gedung dewan, bisa jadi merupakan pengalaman pertama dselama hidupnya. Beberapa hal ditanyakan langsung kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bandung.

Salah satunya adalah Firza. Siswa kelas IX IPA menanyakan tentang mekanisme di dewan dalam menindaklanjuti aspirasi dari masyarakat.

“Kemudian, setelah anggota DPRD Kota Bandung terpilih kan banyak nih, bagaimana cara pembagian kerja nya?” Tanya Firza

Tedy Rismawan pun mengapresiasi pertanyaan Firza tersebut.

“Anggota dewan itu bekerja 24 jam, sampai ketika kita di rumah atau via jaringan pribadi pun harus segera terealisasikan,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, untuk aspirasi yang sifatnya urgent seperti kesehatan, langsung di sampaikan ke Dinas Kesehatan.

“Tapi kalau yang sifatnya kelembagaan, kita langsung membuat disposisi menurut tupoksi para anggota komisi atau anggota dewan,” katanya.

Menurutnya, 50 orang anggota dewan dibagi sesuai tugas masing-masing di 4 komisi. Komisi A bertanggung jawab mengenai pengawasan pemerintahan , Komisi B masalah perekonomian , Komisi C masalah infrastruktur dan lingkungan, serta Komisi D yang mengawasi kesejahteraan rakyat.

Siswa yang lain, Nasa (IX-IPS), menanyakan mengenai suka duka menjadi anggota dewan. Nasa juga memnpertanyakan mengenai motivasi apa yang dimiliki anggota dewan untuk menjadi wakil rakyat.

“Sukanya luar biasa, bisa dipercaya oleh masyarakat, bisa menjadi anggota DPRD Kota Bandung. Kalau dukanya sih sulit membagi waktu antara dua kewajiban. Karena ‘kan bertugas di DPRD Kota Bandung dan mengurusi keluarga merupakan Kewajiban. Namun, dengan komitmen dan komunikasi serta dukungan dari keluarga yang bisa menjadi kuat bagi kami, Insya Allah semua itu berjalan lancer,” terang Dr. Rini Ayu Susanti, SE., M.Pd.

 

Menjadi anggota dewan, lanjut Rini, tidak sederhana  seperti yang mudah akan tetapi sulit.

“Dengan kerja keras, Insyaa Allah pasti bisa, kalau motivasi kami selain keluarga ya ibadah. Kami bekerja di dewan ini anggap saja ibadah, bisa membantu masyarakat yang memiliki keinginan karena aspirasi yang d dorong oleh masyarakat ini dampaknya sangat luas,” tambah Tedy. dprd.bandung.co.id

Share on facebook
Facebook
Share on google
Google+
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on print
Print