Sabtu, November 17Website Resmi DPRD Kota Bandung

Komisi A mengadakan audiensi dgn PKL di Otista terkait relokasi PKL oleh Pemerintah Kota Bandung.

DPRD KOTA BANDUNG-Forum Pedagang Kaki Lima (PKL) Jl.merdeka mendatangi gedung DPRD kota Bandung, senin 04-04-2016, untuk menyampaikan aspirasinya terkait relokasi yang dilakukan oleh pemkot Bandung. Diterima langsung oleh perwakilan Komisi A DPRD Kota Bandung, Dudy Himawan, SH. Para PKL otista mengeluhkan kondisi usahanya setelah dilakukan relokasi.


Dituturkan oleh salah satu perwakilan PKL, berawal dari keinginan untuk mendukung program “Bandung Juara”, para PKL bersedia untuk direlokasi ke basement Bandung Indah Plaza(BIP) mengikuti aturan yang diterapkan oleh pemkot Bandung dengan diikuti 12 kesepakatan dari kedua belah pihak. Namun seiring berjalannya waktu, syarat yang di ajukan PKL, tidak seluruhnya direalisasikan oleh pemkot bandung, yang berdampak terhadap omset para PKL yang menurun drastis. Selain omset yang menurun, para PKL pun mengeluhkan minimnya promosi sehingga lapak mereka minim pengunjung, apalagi keberadaannya yang berada di basement BIP yang kurang baik bagi kesehatan. Dikatakan pula oleh perwakilan PKL tersebut, bahwa beberapa waktu sebelum relokasi, mereka disuruh menandatangani pencairan dana BPR sebesar Rp.3.000.000,- (Tiga Juta Rupiah) / PKL untuk penambahan modal, tetapi sampai saat ini tidak menerima dana tersebut. Berdasarkan hal-hal di atas, para PKL pun berharap kepada DPRD Kota Bandung agar dapat membantu memberikan solusi dan melakukan mediasi dengan walikota bandung M. Ridwan Kamil.

Menanggapi keluhan PKL BIP, anggota Komisi A DPRD Kota Bandung, Dudy Himawan, SH. yang menerima para PKL BIP  mengatakan bahwa Komisi A, DPRD Kota Bandung akan segera berkunjung ke lokasi PKL BIP dan mencarikan solusi terbaik bagi para PKL setelah menerima surat aduan resmi dari Forum PKL BIP tersebut.