Selasa, Oktober 16Website Resmi DPRD Kota Bandung

Komisi B DPRD Kota Bandung, Minta Pemkot Gelar OP Terkait Harga Daging dan Telur Ayam Masih Mahal

BANDUNG – Harga daging ayam dan telur ayam di Kota Bandung masih belum turun ke harga normal. Berdasarkan pantauan Tribun Jabar di Pasar Kosambi, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kota Bandung, Rabu (18/7/2018), harga telur ayam masih di kisaran Rp 29 ribu per kilogram dan harga daging ayam Rp 44 ribu per kilogramnya.

Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi B DPRD Kota Bandung Aan Andi Purnama, mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung harus terus melakukan operasi pasar.

Pasalnya, gejolak kenaikan itu tidak bisa diprediksi oleh dinas terkait.

“Pemkot harus melakukan operasi pasar. Ke depan juga DPRD Bandung akan memanggil dinas-dinas terkait untuk mencari solusinya bersama-sama dan kita juga akan turun langsung untuk melakukan operasi pasar,” kata Aan.

Selain itu, dikatakannya, penyebab kenaikan harga telur dan daging ayam itu juga harus segera dipastikan.

Tak menutup kemungkinan, ujar Aan, ada penimbunan oleh oknum-oknum yang ingin memainkan harga di pasa.

“Mengapa bisa terjadi gejolak harga di pasar? Indikasi banyak, bisa ketersediaan stok di pemasok kurang karena permasalahan, misalnya cuaca buruk sehingga peternak merugi,” ujarnya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu.

“Atau jadi bisa ada indikasi penimbunan oleh oknum-oknum yang ingin memainkan harga di pasar.”

Rasa tenang konsumen dalam membeli komoditas, ujarnya, harus dijadikan prioritas. (*)

(http://jabar.tribunnews.com)