Kamis, Desember 13Website Resmi DPRD Kota Bandung

Paguyuban Pekerja Malam Demo, ini kata Ridwan Kamil

Bandung [SuaraJabar.Com] –  Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) tak mau berkomentar banyak terkait demonstrasi para pekerja tempat hiburan malam, hari ini.


Seperti diketahui, para pekerja tempat hiburan malam yang tergabung dalam Paguyubaan Pekerja Malam (PPM) Kota Bandung berdemonstrasi di Gedung DPRD Kota Bandung. Mereka menuntut penegakan peraturan daerah tentang jam operasional tempat hiburan malam.

“Jawabannya sudah jelas. Pemkot tetap dengan perda,” kata RK saat ditemui di Gedung DPRD Kota Bandung, Senin (27/10/2014).

Menurutnya, pihak kepolisian mengimbau agar pengusaha bisa tutup pukul 00.00 WIB lantaran urusan keamanan. “Harusnya curhat ke polisi. Tapi kita akan bantu menyampaikannya juga,” ucapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bandung Edwin Sanjaya mengatakan, pihaknya akan segera melakukan rapat untuk membahas hal tersebut dengan menghadirkan wali kota Bandung, kapolrestabes Bandung, pengusaha tempat hiburan malam, dan perwakilan pekerja.

“Ini kan sifatnya imbauan, tapi mengapa bisa mengalahkan perda. Kalau supermasi hukum, ini keliru. Makanya kita harus duduk bersama membahas sejauh mana kamtibmas di Bandung sampai ada instruksi seperti itu,” jelas Edwin.

Edwin menegaskan, dalam waktu dekat harus ada kepastian agar permasalahan ini tidak berlarut-larut. Sejauh ini, kata Edwin, sudah banyak ?lokasi hiburan malam yang tutup. “Ada juga penyusutan karyawan dan pengurangan gaji. Ini memprihatinkaan,” kata politisi Partai Golkar itu.