Jumat, November 16Website Resmi DPRD Kota Bandung

Pemkot Bandung Segera Pasang Alat Penjernih Air Di 40 Sungai

BANDUNG – Pemerintah Kota Bandung berencana menerapkan proyek penjernih air pada 40 sungai di Kota Bandung.Sebagai langkah awal Pemkot menguji cobakan terlebih dahulu proyek tersebut di Sungai Cikapayang yang diresmikan beberapa waktu lalu.

“Kita sengaja tes dulu sepenggal kecil di Sungai Cikapayang,Jalan Merdeka ini.Kita Ingin membuktikan Bandung Sungainya jernih dan bersih Lagi,”Ujar Wali Kota Bandung Ridwan Kamil,di Balai Kota Bandung Minggu(31/5/2015)

Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, secara teori tehnik untuk menjernihkan air sungai sudah caranya.

Dengan menggunakan metodologi single chemical, air sungai yang kotor dapat diolah, menjadi lebih bersih. “Ini itu sudah ada metodologinya. Melalui single chemical,” timpalnya.

Dia mengungkapkan, jika proyek ini dianggap berhasil dan mampu memberi manfaat kepada lingkungan, secara bertahap pihaknya berencana akan menerapkan proyek serupa di 40-han sungai dan anak sungai di Kota Bandung. Diantaranya di Sungai Cikapundung, Cidurian, Citepus dan sungai-sungai lainnya.

“Nanti ada contoh di skala yang lebih besar dan skala yang mendekati pemukiman warga khususnya warga di kampung yang akan kita tata, insya allah proyeknya tahun ini,” ungkapnya.

Emil menegaskan, pada tahun ini rencananya akan ada bantuan dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), untuk merevitalisasi Sungai Cikapundung dan sungai di Babakan Surabaya.

“Jadi untuk di Cikapundung itu akan ada penjernih air juga tapi skalanya lebih besar. Itu nanti rencananya di samping kantor PLN (Jalan Cikapundung Tmur),” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan (DBMP) Kota Bandung, Iskandar Zulkarnain mengungkapkan, proyek restorasi Sungai Cikapayang, Jalan Merdeka, menghabiskan anggaran mencapai Rp2,6 miliar.

Bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bandung tahun 2015. “Semuanya dari APBD,” kata Iskandar.

Pada tahun ini pihaknya berencana akan melanjutkan menata Sungai Cikapayang, yang berada di samping Balai Kota Bandung.

“Tahun ini akan kita lanjutkan. Yang sudah kita tata kan ini 200 meter. Nanti sisanya sampai bawah (Depan Polrestabes Bandung) akan kita lanjutkan,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengairan DBMP Kota Bandung Sihar Pandapotan menjelaskan, kurang lebih ada sembilan mesin yang digunakan untuk penjernih air ini. Mulai dari baling-baling, pompa, hingga filter.

“Dalam metode ini juga kita menggunakan bahan kimia. Kalau PDAM kan pakai kaporit. Nah ini juga pakai tapi bukan kaporit,” kata Sihar.

Untuk tingkat kejernihan air, kata Sihar, sudah cukup baik. Jika rata-rata tingkat kejernihan air minum di angka 3, kejernihan air Sungai Cikapayang setelah diolah diangka 5 .