Selasa, Oktober 16Website Resmi DPRD Kota Bandung

Penyandang Disabilitas Lebih Layak Menerima


Eddy Koesman/Bandung Ekspres
ANUGERAH: Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha menerima penghargaan terkait kepedulian terhadap penyandang disabilitas dari Gubernur Jabar Ahmad Heryawan.

bandungekspres.co.id– Anugerah bidang olah raga yang diberikan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan atas kepedulian Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Bandung, terhadap penyandang disabilitas yang diterima Ketua Komisi D Achmad Nugraha, belum lama ini, dinilai lebih tepat diberikan pada insan olahraga kaum tersebut.

’’Penghargaan itu memberikan motivasi kepada DPRD untuk tetap memerjuangkan semangat dan aspirasi kaum disabilitas,” kata Amet-sapaan akrab politikus PDI Perjuangan, di sela liburan panjang, kemarin.

Dia menjelaskan, kiprah para atlet tersebut telah mengharumkan Kota Bandung. Sehingga, penghargaan itu lebih layak untuk mereka. Legislator merupakan representasi rakyat, sehingga dalam menerima penghargaan, posisinya tetap wakili rakyat. ’’Kami tidak akan pernah ada tanpa kehadiran mereka melalui penyaluran hak politiknya,” tukas Amet.

Prestasi yang telah diraih para atlet disabilitas Kota Bandung itu, telah membawa mereka sebagai atlet yang akan berlomba di arena PON ke-XIX Jawa Barat tahun depan. 40 persen atlet PON Jabar di arena Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) merupakan asli warga Bandung.

Maka, seyogyanya para atlet itu mendapat penghargaan bukan karena kakurangannya. Tetapi, prestasinya mampu memompa semangat bagi para atlet lain, terutama para atlet yang memiliki kesempurnaan fisik. ’’Kaum muda harus terpacu, altet disabilitas saja memberikan prestasi tinggi,’’ tegas Amet.

Selain itu, Amet memandang, berkaca dari prestasi para atlet disabilitas, yang sempurna dalam kehidupan olah raga ini adalah mereka. Secara mental, mereka lebih kuat. Sementara, yang terbilang sempurna masih lebih banyak menunggu dalam meraih cita-cita.

Pelajaran ini sangat berharga untuk kaum Kota Bandung. Untuk itu, dia mengajak seluruh elemen ada kepedulian kepada sesama. ’’Ini kewajiban dan perintah dari Yang Maha Pencipta,’’ imbuh Amet.

Potret tersebut harus jadi pemicu dalam membangun Indonesia. Di masa depan harus menjadi bangsa yang kuat, hebat di kancah internasional. ’’Sekali lagi saya katakan. Contoh itu cermin kemampuan generasi muda kita yang tak terbantahkan,’’ pungkas Amet. (edy/vil)