Selasa, Oktober 16Website Resmi DPRD Kota Bandung

Prihatin Tingkat Pendidikan Rendah, Aries Supriatna: Paradigma Harus Diubah

BANDUNG – Anggota DPRD Kota Bandung, Aries Supriatna merasa prihatin dengan masih banyaknya anak-anak di Kota Bandung yang tidak mampu melanjutkan sekolah ke tingkat SMA/SMK.

Padahal, kata Aries, Kota Bandung sama sekali tidak kekurangan sekolah SMA maupun SMK.

“Saat ini, di Kota Bandung terdapat 27 SMA Negeri dan sebanyak 109 SMA swasta. Belum lagi sekolah SMK, baik negeri maupun swasta namun, ironisnya banyak lulusan SMP tak melanjutkan sekolah” ujar Aris di Gedung DPRD, Minggu (22/01/2018).

Aries mengatakan, pihaknya, Jumat.(20/1/2018) lalu bersilaturahmi bersama dengan kepala sekolah SMA swasta se-Kota Bandung di SMA YAS, Jalan PHH Mustopa, untuk mencari solusi agar para lulusan SMP mau bersekolah di SMA Swasta.

Menurut Aris berdasarkan identifikasinya, banyaknya anak usia sekolah yang tidak melanjutkan ke tingkat SMA/SMK disebabkan karena belum meratanya kualitas sekolah serta adanya paradigma yang kurang tepat tentang sekolah swasta di masyarakat Kota Bandung.

Menurutnya, masih banyak warga yang beranggapan bahwa sekolah berkualitas hanya dihadirkan oleh sekolah-sekolah negeri.

Akibatnya, hampir setiap tahun warga Kota Bandung selalu berbondong-bondong bahkan berebut mendaftarkan anaknya ke sekolah-sekolah negeri.

“Semua orangtua ingin anaknya disekolahkan di SMA Negeri. Padahal SMA Negeri di Kota Bandung itu hanya ada 27 sekolah, sangat terbatas. Justru di Bandung sekolah swasta yang mendominasi, jumlahnya mencapai 109,” ujar politisi PDIP itu.

Dengan jumlah SMA swasta yang mencapai 109 sekolah ditambah dengan puluhan SMK negeri dan swasta, kata dia, siswa lulusan SMP seharusnya dapat terserap di sekolah-sekolah swasta maupun SMK di Kota Bandung.

Namun kenyataannya, para orangtua tidak serta merta mendaftarkan anak mereka di sekolah-sekolah swasta karena sebagian orang tua masih beranggapan bahwa sekolah swasta itu mahal dan kurang berkualitas.

“Jadi paradigma di masyarakat kita itu harus diluruskan. Sekolah swasta justru sekarang sudah bagus-bagus bahkan banyak yang kualitasnya di atas sekolah negeri. Paradigma ini yang harus diubah,” ujar Aries yang kini mencalonkan diri wakil wali kota Bandung berpasangan dengan Yossi Irianto.

Ke depan, kata suami Ketua DPRD Jabar Ineu Purwadewi Sundari ini, Pemerintah Kota Bandung harus mendorong agar siswa dari kalangan menengah ke atas agar mau bersekolah di sekolah-sekolah swasta.

Sedangkan, sekolah-sekolah negeri yang memang mem

peroleh subsidi dan bantuan dari pemerintah diprioritaskan bagi anak-anak dari kalangan tidak mampu.

“Tapi tentu sekolah-sekolah swasta ini harus benar-benar dibantu oleh pemerintah agar ke depan seluruh sekolah swasta memiliki kualitas yang baik juga biayanya terjangkau. Sekarang kan masih ada kesan, sekolah swasta itu mahal. Jadi nanti tidak ada lagi anak-anak yang tidak sekolah,” ujar Aries.  (http://jabar.tribunnews.com)