Kamis, Juni 21Website Resmi DPRD Kota Bandung

Relokasi PKL Jamika, DPRD: Urusan Perut Jangan Kebijakan Coba-coba

Bandung – Ketua DPRD Kota Bandung Isa Subagja meminta Pemkot Bandung untuk mengkaji kembali upaya relokasi terhadap ratusan PKL yang berjualan di Jalan Jamika ke Jalan Cibadak, Kota Bandung.

“Pindah memindah itu tidak sesederhana itu. Jangan hanya memindahkan (PKL) hanya menjadi memindahkan masalah. Harus dilihat konteks pemindahannya itu masalahnya di mana,” ujar Isa kepada wartawan, Senin (19/2/2018).

Salah satu kajian yang harus dilakukan adalah soal kerawanan konflik antara pedagang dan warga. Sebab saat ini ia sudah mendapat laporan adanya penolakan dari warga terhadap rencana pemindahan PKL.

Terlebih, kata Isa, warga di Cibadak memiliki sejarah hingga menimbulkan gesekan saat adanya penolakan terhadap PKL Cibadak Mal (Cimal). Sehingga saat itu pemerintah memindahkan PKL ke Tegalega dan kini menetap di Gedebage.

“Itu kan hanya memindahkan keluhan dari Jamika ke Cibadak. Tidak bijaksana. Solusi itu bisa dibina, ditata agar baik. Bagaimana agar tidak mengganggu kepentingan dan hak yang lain. Saya kira mereka (PKL) mau,” ucapnya.

Ia juga menyoroti kebijakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebelum cuti yang tetap keukeuh ingin merelokasi PKL. Bahkan pria yang akrab disapa Emil itu juga meminta agar PKL mencoba dulu untuk mau direlokasi.

“Ya masa mau pakeukeuh-keukeuh. Semua harus melalui jalan dialog. Untuk masalah perut mah jangan ada kebijakan yang coba-coba,” katanya.

Meski begitu Isa juga mengingatkan para PKL untuk bisa menertibkan diri agar tidak mengganggu lalu lintas atau para pemilik toko lokal di sekitar Jamika.

“Pemimpin yang baik adalah yang pandai mendengar. Coba dengarkan dulu (PKL), jangan langsung main sikat seperti ini. Apalagi ini urusannya perut masyarakat,” ujar Isa.

Seperti diketahui sehari sebelum cuti, Emil tetap ingin PKL Jamika menurutinya untuk pindah ke Cibadak. “Tetap saya sarankan pindah ke Cibadak. Kan harus dicoba dulu,” ujarnya saat ditemui di PDAM Tirtawening, Kota Bandung, Rabu (14/2/2018).

Menurutnya sebagai seorang pemimpin harus bisa berlaku adil baik pada warga dan PKL yang hidup di Jamika. Sehingga ia melakukan relokasi sebagai solusi keadilan.

“Kan saya bilang tetap di Cibadak. Kalau sekian bulan (relokasi) kurang berhasil kita cari solusi lagi. Jadi saya sangat fleksibel,” katanya. (detik.com)