Anggota Komisi D Nunung Nurasiah Tinjau Vaksinasi Siswa dan Pembangunan Hasil Reses

Editor DPRD Bandung
Selasa, 12 Oktober 2021
Marhan/Humpro DPRD Kota Bandung.
Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., melakukan monitoring vaksinasi untuk pelajar dan umum, di SMPN 42 Kota Bandung, Selasa (12/10/2021).

HumasDPRD - Anggota Komisi D DPRD Kota Bandung, Nunung Nurasiah, S.Pd., melakukan monitoring vaksinasi untuk pelajar dan umum, di SMPN 42 Kota Bandung, Selasa (12/10/2021). Nunung sangat mengapresiasi kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan oleh SMPN 42 Kota Bandung,

"Alhamdulilah pagi ini kita bersama dapat melaksanakan kegiatan vaksinasi di SMPN 42 Kota Bandung. Saya selaku anggota Komisi D DPRD Kota Bandung mengenai Kesejahteraan Rakyat di mana di antaranya terdapat bidang kesehatan dan pendidikan, dan saya mempunyai peran untuk memonitoring pada kegiatan Vaksinasi ini,” ujarnya.

Nunung sangat mengapresiasi sekali atas terselenggaranya vaksinasi ini. Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Tim Kesehatan Puskesmas Margahayu Raya, Kepala Sekolah SMPN 42 Ibu Hj. Herlina beserta jajaran, camat Buahbatu, lurah Margasari, Forkopimcam yang turut mendampingi dan mendukung acara ini dan tentunya untuk masyarakat serta siswa-siswi yang hadir.

Nunung berharap program vaksinasi untuk usia sekolah dapat tercapai sesuai target di akhir Oktober ini. Nunung berpesan agar semua tergerak untuk memberikan edukasi serta pemahaman kepada warga yang belum divaksin.

Langkah lainnya yang tidak boleh bosan untuk menerapkan protokol kesehatan 5M yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jaga Jarak Menghindari Kerumunan, Mengurangi Mobilitas, dan menambahkan 3M yaitu Mau divaksin, Membantu sesame, dan Meningkatkan doa kepada Allah SWT.

Nunung menuturkan, vaksinasi merupakan upaya untuk mencegah virus Covid-19 agar tidak mudah menular. Tentunya untuk mencegah penularan virus tersebut kita tetap harus menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.

Ia bersyukur program vaksinasi di Kota Bandung untuk keseluruhannya sudah mencapai kurang lebih 88 persen. Namun, untuk pencapaian target peserta didik sampai hari ini kurang lebih masih di bawah 30 persen. Nunung berharap semoga target akhir Oktober ini mencapai target 70 persen.

“Maka dari itu saya berharap kepada kepala sekolah beserta jajaran dan aparatur pemerintah setempat, masyarakat sekitar, orang tua, tentunya juga siswa-siswi untuk menjadi duta vaksinasi, ikut membantu memberikan informasi, edukasi serta pemahaman dan mengajak terkait pentingnya vaksinasi kepada masyarakat dan teman-temannya yang belum divaksin,” katanya.

Vaksinasi untuk peserta didik, kata dia, merupakan bentuk dukungan agar Pembelajaran Tatap Muka berjalan dengan yang diharapkan. Sebab, usia sekolah sangat rentan terpapar Covid-19 ini.

“Saya berharap kepada adik-adik setelah divaksin jangan sekali-sekali mengabaikan protokol kesehatan,” tuturnya.

Selain memantau kegiatan vaksinasi, Nunung pun berkesempatan untuk meninjau realisasi aspirasi yaitu pelaksanaan pembangunan PSAB (Pekerjaan Sarana Air Bersih) di lingkungan SMPN 42 Kota Bandung. Pembangunan itu merupakan hasil penjaringan aspirasi (reses) masyarakat RW 21 Kelurahan Margasari dan SMPN 42 Kecamatan Buahbatu.

Nunung juga meninjau jembatan yang mengalami rusak berat, di Kelurahan Mekarjaya bersama dinas pekerjaan umum.

"Alhamdulilah saya ucapkan atas terealisasinya aspirasi penyediaan sarana air bersih, aspirasi dari masyarakat RW 21 Kelurahan Margasari dan SMPN 42 Kecamatan Buahbatu yang mana masyarakat sangat membutuhkan sarana dan prasarana air bersih di lingkungan sekitar. Saya berharap sarana dan prasarana air bersih ini bermanfaat, dapat dirasakan oleh masyarakat sekitar,” ujarnya.* (Jaja)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR