Program Pembentukan Peraturan Daerah

Bapemperda Terima Tiga Usulan Raperda

Editor DPRD Bandung
Jumat, 13 November 2020
Dani/Humpro DPRD Kota Bandung
Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menerima tiga usulan rancangan peraturan daerah (raperda). Ketiga usulan raperda tersebut, akan ditindaklanjuti ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD untuk pembahasan lebih lanjut.* 

HumasDPRD - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kota Bandung menerima tiga usulan rancangan peraturan daerah (raperda). Ketiga usulan raperda tersebut, akan ditindaklanjuti ke Badan Musyawarah (Bamus) DPRD untuk pembahasan lebih lanjut. 

Ketiga usulan raperda tersebut merupakan bagian program pembentukan peraturan daerah (propemperda), rencananya akan dibahas pada Caturwulan III 2020.

Ketiga usulan Raperda tersebut, diantaranya Raperda tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR), Raperda tentang Pembentukan Lembaga Penyiaran Publik Lokal Radio Sonata Kota Bandung dan Raperda tentang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. 

"Jadi ketiganya sudah siap untuk melaksanakan pembahasan di pansus (panitia khusus)," ungkap Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan pada Rapat Kerja Bapemperda di Gedung DPRD Kota Bandung, Jalan Sukabumi, Kota Bandung, Jumat (13/11/2020). 

Anggota Bapemperda DPRD Kota Bandung, Entang Suryaman  berharap rancangan peraturan daerah yang dibahas, dapat diimplementasikan di masyarakat, sehingga dapat memberikan dampak positif kepada masyarakat. 

"Sehingga pembuatan Perda ini bisa betul-betul dirasakan manfaatnya oleh pemerintah. Jangan sampai menjadi mubazir," ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Kepala BNN Kota Bandung, Deni Yus Danial berharap melalui regulasi yang berkaitan dengan pencegahan narkoba tersebut, maka dapat mencegah dan mengedukasi masyarakat, khususnya di Kota Bandung, akan bahaya narkoba. 

"Sehingga ada ketangguhan dan ketahanan diri, baik di keluarga maupun lingkungan, akan pengaruh narkoba," ucapnya. 

Diakui Deni, dukungan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, dibutuhkan dalam mencegah bahaya narkoba, terutama pada generasi muda di Kota Bandung. 

"Dengan hadirnya P4GN (Program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba), maka upaya yang dilakukan di Kota Bandung bisa semaksimal mungkin," tambahnya.* (Rio)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR