Dewan Apresiasi Dua Inovasi Layanan Digital Disdukcapil

Editor DPRD Bandung
Selasa, 6 April 2021
Dani/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP.,M.Si menghadiri peluncuran dua buah inovasi aplikasi digital, di Auditorium Dada Rosada, Balai Kota Bandung, Selasa (6/4/2021).

HumasDPRD - Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, H. Rizal Khairul, S.IP.,M.Si mengapresiasi diluncurkannya dua buah inovasi digital terbaru dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung yaitu, Jasa Layanan Antar ke Rumah (Jalan Ramah) dan Disdukcapil Terbitkan Admindukcapil Kerjasama Dengan Perbankan (Terbang).

Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri undangan kegiatan Rapat Koordinasi Administrasi Kependudukan (Adminduk) Tahun 2021, yang dirangkaikan dengan peluncuran dua buah inovasi aplikasi digital, di Auditorium Dada Rosada, Balai Kota Bandung, Selasa (6/4/2021).

Rizal mengatakan, dengan hadirnya dua inovasi terbaru berbasis digital tersebut melengkapi beberapa aplikasi yang telah ada, seperti SALAMAN, PEMUDA, dan e-PunTen. Ia berharap Disdukcapil Kota Bandung dapat terus menjaga, bahkan meningkatkan kualitas layanannya terkait pemenuhan kebutuhan administrasi kependudukan bagi warga Kota Bandung.

“Seperti digambarkan dalam tayangan video, sebelum hadirnya beberapa inovasi aplikasi saat ini, bagaimana kepadatan antrean warga Kota Bandung yang ingin mengurus kebutuhan administrasi kependudukan di Disdukcapil beberapa tahun lalu. Bahkan, warga harus datang sejak pukul 03.00 WIB pagi untuk dapat mendapat antrian,” ujarnya.

Dengan adanya aplikasi ini, dewan mendorong inovasi yang diciptakan mampu menjadi solusi bagi masalah-masalah masyarakat dalam hal pengurusan administrasi kependudukan.

Terlebih, kata Rizal, salah satu dari aplikasi yang diluncurkan yaitu Jalan Ramah, yang sesuai dengan namanya yakni layanan antar ke rumah harus mampu dijamin oleh Disdukcapil Kota Bandung, bahwa aplikasi ini dapat berjalan efektif dan optimal. Terutama untuk memangkas kesulitan masyarakat dalam hal pengurusan administrasi kependudukan yang harus harus ditempuh dalam beberapa kali pengajuan.

“Jadi aplikasi ini harus mampu memudahkan masyarakat ketika administrasi kependudukannya sudah beres, dapat dipilih apakah diambil langsung atau diantarkan ke rumah pemiliknya. Apalagi saat peluncurannya tadi telah dilakukannya penandatanganan kerjasama antara Disdukcapil dengan Gojek dan PT POS Indonesia, sebagai mitra dari layanan tersebut," ucapnya.

Rizal menambahkan, meskipun layanan tersebut berbayar, namun setidaknya masyarakat tidak perlu untuk bolak-balik mengurus beberapa pengajuan mulai dari di tingkat kelurahan, kecamatan, hingga di kantor Disdukcapil, terutama bila kebutuhan dokumen kependudukan tersebut sangat mendesak.

“Melihat besarnya manfaat yang akan ditimbulkan dari beberapa aplikasi pengurusan administrasi kependudukan yang dimiliki Disdukcapil saat ini, akan mampu meningkatkan akurasi dari data kependudukan Kota Bandung. Karena itu, akurasi data kependudukan menjadi hal yang sangat penting dan dibutuhkan bagi Pemkot Bandung, terutama kepala daerah untuk dapat menentukan setiap langkah kebijakan yang tepat bagi masyarakatnya, baik dalam aspek kesejahteraan maupun penyelenggaraan politik di Indonesia," katanya.* (Permana)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR