Gedung DPRD Kota Bandung Disterilisasi

Tracing, Tracking dan Testing Dilakukan ke Seluruh Pegawai

Editor DPRD Bandung
Kamis, 24 Juni 2021
Astrie
Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung terus melakukan tracing dan tracking serta melakukan testing (3T) menyusul ditemukannya hasil test antigen reaktif terhadap ASN dan non-ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bandung.*

HumasDPRD-Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung terus melakukan tracing dan tracking serta melakukan testing (3T) menyusul ditemukannya hasil test antigen reaktif terhadap ASN dan non-ASN di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Bandung. Hingga Kamis (24/6/2021) kemarin, sebanyak 9 staf non-ASN dan 12 staf ASN terkonfirmasi reaktif test antigen.

Selain itu, sterilisasi juga dilakukan di Gedung DPRD Kota Bandung dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh bangunan mulai dari lantai dasar hingga lantai 3 Gedung DPRD Kota Bandung. “Kamis dan Jumat  (24-25/6/2021) ini kami lakukan penyemprotan cairan disinfektan di seluruh ruangan Gedung DPRD Kota Bandung,” ujar Sekretaris DPRD M. Salman Fauzi.

Menurut Salman, saat ini pihaknya menerapkan WFH untuk lingkungan DPRD Kota Bandung. Kondisi tersebut akan ditinjau lagi pada pekan depan apakah harus diperpanjang atau sudah lebih baik

Temuan adanya staf di Sekretariat DPRD yang terkonfirmasi reaktif swab antigen sudah dikonsultasikan dengan pimpinan DPRD dan anggota lainnya. “Karena sifat dari tupoksi kami di Sekretariat DPRD adalah mendukung kinerja anggota DPRD maka kondisi ini segera kami laporkan ke Pimpinan DPRD dan anggota lainnya,” ujarnya

Atas pertimbangan Pimpinan DPRD Kota Bandung dan anggota lainnya, maka agenda kegiatan DPRD Kota Bandung untuk pekan ini ditunda dan dipindahkan ke hari lain. “Termasuk rencananya Jumat (25/6/2021) ini kami akan menggelar Rapat Paripurna terpaksa kita jadwal ulang karena kondisi tersebut. Kami tidak ingin nantinya malah penyebaran lebih meluas lagi kepada para anggota DPRD,” ujarnya.

Salman juga meminta seluruh jajarannya untuk tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan secara ketat. “Jangan abai dengan protokol kesehatan. Kita harus terus saling mengingatkan hal ini demi kebaikan dan keselamatan bersama,” ujar Salman. *

 

 


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR