Inisiasi Vaksinasi Warga Terus Bermunculan, Ketua Dewan Optimistis Target Tercapai

Editor DPRD Bandung
Sabtu, 2 Oktober 2021
Indra/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., MM., meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal dosis kedua di RW 15 Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021).

HumasDPRD - Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., MM., meninjau pelaksanaan vaksinasi Covid-19 massal dosis kedua di RW 15 Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, Kota Bandung, Sabtu (2/10/2021).

Kegiatan vaksinasi massal melalui pola dari warga untuk warga ini diikuti oleh seribu peserta yang merupakan warga dari RW 09, 10, 11, 15, dan 16 di Kelurahan Manjahlega.

"Alhamdullilah kita mengapresiasi kolaborasi yang sangat luar biasa ini, yang diinisiasi oleh para tokoh masyarakat setempat dan didukung oleh Satgas Penanganan Covid-19 tingkat kewilayahan, tim medis Puskesmas, dan generasi muda di Kelurahan Manjahlega, sehingga terselenggaranya vaksinasi massal ini. Apalagi anggaran vaksinasi tidaklah sedikit," ujarnya.

Menurut Tedy, upaya kolaborasi ini menjadi gambaran dari kondisi masyarakat Kota Bandung yang sangat kompak, mau berkolaborasi, dan bergotong royong dalam mendukung program pemerintah, yaitu menyukseskan target vaksinasi Covid-19 nasional.

"Inilah kunci dari capaian target program vaksinasi Covid-19 di Kota Bandung, dimana saat ini target vaksinasi di Kota Bandung telah mencapai 70 persen dari target sasaran 1,9 juta warga Kota Bandung. Capaian itu terdiri dari 87 persen untuk dosis pertama dan 55 persen dosis kedua," ucapnya.

Tedy pun berharap, pola kolaborasi yang ditunjukkan oleh masyarakat di RW 15 dan 16 Kelurahan Manjahlega, Kecamatan Rancasari, dapat diikuti oleh sejumlah RW lainnya di Kota Bandung, untuk memfasilitasi masyarakat yang belum menerima vaksinasi.

Dalam kesempatan tersebut, ia pun mengapresiasi Kecamatan Rancasari yang telah mencapai persentase target vaksinasi Covid-19 lebih dari 70 persen. Bahkan, capaian ini telah mampu melampaui capaian target yang dilakukan oleh beberapa kecamatan lainnya di Kota Bandung.

Ia pun meminta agar kelompok masyarakat lansia tetap harus menjadi prioritas utama dari pemberian layanan vaksinasi Covid-19 di kewilayahan.

"Capaian target vaksinasi ini membuktikan bahwa kerja keras dan dukungan masyarakat di Kecamatan Rancasari sangat luar biasa. Apalagi, Kecamatan Rancasari lebih menitikberatkan pada upaya kolaborasi dari setiap RW yang ada," ujar Tedy.

Menurut dia, pola kolaborasi vaksinasi Covid-19 di tingkat kewilayahan harus terus didorong dan difasilitasi oleh Pemerintah Kota Bandung, guna mencapai target dan segera terbentuknya herd immunity di tengah masyarakat Kota Bandung.

"Vaksinasi dengan pola ini (kolaborasi) di tingkat kewilayahan merupakan hal yang sangat positif, sehingga harus didorong dan didukung oleh Pemkot Bandung, karena dengan berbasiskan kewilayahan, khususnya di tingkat RW ini, maka masyarakat yang membutuhkan layanan vaksin akan semakin dimudahkan, dan yang belum divaksin pun akan lebih terlihat jelas datanya," katanya.

Sementara itu, Camat Rancasari, Hamdani, mengatakan, capaian vaksinasi di wilayahnya telah mencapai lebih dari 70 persen, yang terdiri dari kelompok lansia lebih dari 80 persen dan kelompok remaja, lebih dari 90 persen.

Selain itu, seiring dengan tingkat ketercapaian vaksinasi Covid-19 yang hampir mencapai 100 persen, turut mempengaruhi tingkat kasus penularan Covid-19 di Kecamatan Rancasari. Saat ini, hanya terdapat dua kasus yang terjadi dua kelurahan dari empat kelurahan yang ada.

"Sebagaimana diumumkan dalam hasil rapat terbatas evaluasi penanganan Covid-19 Kota Bandung kemarin yang dipimpin oleh Bapak Wali Kota Bandung, jumlah kasus positif Covid-19 di kita ini hanya ada tiga, yaitu satu di Kelurahan Manjahlega dan sisanya ada di Kelurahan Cipamokolan, tapi satu orang ini sudah mendekati akhir masa isolasi mandirinya dan kondisi berstatus tanpa gejala. Kami optimis Rancasari bisa nol kasus," katanya.* (Permana)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR