Kesadaran Vaksin Masyarakat Tuai Pujian DPRD Kota Bandung

Editor DPRD Bandung
Rabu, 1 September 2021
Tofan/Humpro DPRD Kota Bandung.
Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Achmad Nugraha melakukan peninjauan vaksinasi massal, di Sekolah Budi Istri, Jalan Sancang, Kota Bandung, Rabu (1/9/2021).

HumasDPRD - Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Achmad Nugraha melakukan peninjauan vaksinasi massal, di Sekolah Budi Istri, Jalan Sancang, Kota Bandung, Rabu (1/9/2021).

Kegiatan vaksinasi massal yang diikuti sekitar 500 orang tersebut merupakan bagian dari dukungan percepatan vaksinasi Covid-19 yang tengah digalakkan oleh pemerintah.

"Terima kasih kepada dokter, puskemas, Pak Lurah, LPM, kita memantau bersama. Saya ingin mengetahui sejauh mana percepatan dan animo masyarakat terkait vaksin ini," ujarnya, di tengah para hadirin.

Menurut Achmad, dibutuhkan peran dari semua pihak dan elemen masyarakat, seperti tokoh-tokoh masyarakat maupun aparat kewilayahan untuk mengikis hoaks terkait vaksin Covid-19. Sebab, hal tersebut dapat menimbulkan keengganan masyarakat untuk divaksin.

"Karena satu juta vaksin yang dikeluarkan pemerintah dalam satu harinya, tentu harus ada pencapaian. Kalau tidak tercapai maka akan panjang, dan kapan kita normalisasi? Maka kita meminta ke teman-teman dan tokoh masyarakat, juga lurah, agar isu hoaks ini terkikis di tengah masyarakat," tuturnya.

Achmad menuturkan bahwa dengan divaksin maka bukan berarti tidak terpapar Covid-19. Akan tetapi risiko sakit beratnya yang menurun. Maka, kesadaran tersebut perlu dibangun di tengah masyarakat luas.

"Maka saya apresiasi penyadaran ini di masyarakat, karena untuk masyarakat oleh masyarakat. Dan kita semua akan kembali normal, Bismillah, mudah-mudahan di tahun 2022 ke depan virus ini bisa terkendalikan," ujarnya.

Ia juga meminta kepada BPJS pusat agar tidak melakukan maintenance server di siang hari, karena dapat mengganggu proses kegiatan vaksinasi yang notabene dilakukan di siang hari.

"Saya sampaikan agar BPJS melakukan maintenance di malam hari, karena mengganggu proses vaksinasi. Karena jadi mengantri dan menghambat, kita kan tidak ingin ada kerumunan," kata Achmad.* (Rio)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR