Kesejahteraan Keluarga Diharapkan Jadi Perhatian Pemkot Bandung

Editor DPRD Bandung
Rabu, 15 September 2021
Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung.
Bapemperda DPRD Kota Bandung melakukan rapat kerja terkait Persiapan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Catur Wulan ke III Tahun 2021, di Ruang Rapat Bapemperda DPRD Kota Bandung, Rabu (15/9/2021).

HumasDPRD - Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) melakukan rapat kerja terkait Persiapan Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah Catur Wulan ke III Tahun 2021 bersama Bagian Hukum, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung (DPPKB) dan Tim Naskah Akademik, juga melalui teleconference, di Ruang Rapat Bapemperda DPRD Kota Bandung, Rabu (15/9/2021).

Rapat dipimpin oleh Ketua Bapemperda Ir. H. Agus Gunawan, di ikuti oleh anggotanya Bapemperda Rieke Suryaningsih, SH., Hj. Nenden Sukaesih, SE., Hj. Siti Nurjanah, SS., drg. Maya Himawati, Sp. Ort.,  Hj. Salmiah Rambe, S.Pd.I, M. Sos, H. Agus Salim, dan H.Andri Rusmana, S.Pd.I., beserta Penyusun Naskah Akademik Prof. Dr.Ir.Euis Sunarti, M.Si., Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Bandung (DPPKB) dan bagian Hukum Kota Bandung dengan menerapkan Protokol Kesehatan.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandung Ir. H. Agus Gunawan mengungkapkan bahwa Rancangan Peraturan Daerah tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga sangat penting dalam upaya untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga.

“Raperda Pembangunan Keluarga dimaksudkan untuk mewujudkan kesejahteraan lahir bagi keluarga. Ini diharapkan menjadi perhatian penuh Pemerintah Kota Bandung,” ujar Agus.

drg. Maya himawati, Sp. Ort., meminta untuk merincikan sejumlah hal yang akan diatur dalam raperda ini karena makna dari ketahanan keluarga sangatlah luas.

“Saya minta dalam Raperda ini harus kita bahas hal-hal substansial saja agar pembahasannya nanti lebih mudah pada proses implementasinya,” ujarnya.

Sementara itu, Salmiah Rambe S.Pd.I menilai posisi raperda ini sangat mendesak untuk diterapkan di Kota Bandung. Saat ini perhatian pemerintah pada keluarga sangat dibutuhkan masyarakat karena banyak permasalahan keluarga yang terjadi.

“Seperti yang sudah dijelaskan Prof. Euis, ditambah lagi permasalahan-permasalahan itu diperparah oleh pandemi Covid-19,” katanya.

Ketua Bapemperda DPRD Kota Bandung Ir. H. Agus Gunawan mengatakan, pentingnya peran kader-kader di posyandu dalam peningkatan kesejahteraan keluarga, pendidikan, dan pengasuhan anak serta pengelolaan pembangunan keluarga.

“Tentu perlu diberikan dorongan dan dukungan dari pemerintah Kota Bandung agar ketika raperda ini selesai mereka sebagai ujung tombak di lapangan bisa maksimal. Saya berharap raperda ini nantinya akan menjadi solusi bagi masyarakat Kota Bandung dalam menghadapi permasalahan-permasalahan keluarga dan dapat diimplementasikan dengan maksimal,” ujar Agus.* (Nuzon)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR