Ketua DPRD Harapkan Seleksi CPNS dan PPPK 2021 Hasilkan Layanan Publik Terbaik

Editor DPRD Bandung
Selasa, 28 September 2021
Indra/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan AT., MM., melakukan peninjauan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru Formasi 2021 Pemerintah Kota Bandung, di Sport Jabar Arcamanik, Bandung, Selasa (28/9/2021).

HumasDPRD - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan AT., MM., melakukan peninjauan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) CPNS dan Seleksi Kompetensi PPPK Non Guru Formasi 2021 Pemerintah Kota Bandung, di Sport Jabar Arcamanik, Bandung, Selasa (28/9/2021).

Bersama Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana, Tedy meninjau pelaksanaan penerimaan pegawai pemerintah tersebut, mulai dari pendaftaran hingga tempat tes. Selain itu, mereka menyapa para peserta yang akan mengikuti seleksi yang diselenggarakan oleh pemerintah tersebut.

"Kita mengapresiasi terkait kesempatan Kota Bandung untuk menambah jumlah ASN-nya, karena sudah sekian lama zero growth untuk penerimaan ASN," tuturnya.

Menurut Tedy, pada seleksi yang diikuti sekitar 800 peserta tersebut, diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk menambah jumlah ASN di Kota Bandung yang semakin berkurang.

"Ketika tahun 2004, di Kota Bandung itu jumlah ASN mencapai angka 27 ribu dengan guru itu. Sekarang jumlah ASN sekitar 14.500," ujarnya.

Tedy menuturkan, dengan jumlah ASN yang semakin menurun tersebut, tidak sebanding dengan beban kerja dan jumlah penduduk Kota Bandung yang semakin banyak.

"Ini angin segar, karena ada komposisi ASN dan PPPK, dengan harapan peningkatan kinerja layanan pemkot dan layanan publik. Terutama pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan," tuturnya.

Dikatakan Tedy, terkait kuota penerimaan CPNS maupun PPPK merupakan ranah pemerintah pusat, sehingga meski pengajuan yang dilakukan seoptimal mungkin, namun tetap ditentukan oleh pusat.

Sementara terkait sarana dan prasarana seleksi, ia melihat upaya yang dilakukan sudah maksimal apalagi dengan sistem daring. Nilai-nilai dari peserta seleksi akan ditampilkan langsung sesaat setelah ujian, dengan sistem yang telah dipersiapkan oleh pemerintah pusat.

"Mudah-mudahan yang dihasilkan yang terbaik, sebelumnya seleksi juga dilakukan tes swab gratis dan protokol kesehatan yang diterapkan juga baik dan teliti," ujarnya.* (Rio)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR