Komisi B Minta Bank Bandung Permudah Proses Bagi UMKM

Editor DPRD Bandung
Jumat, 8 Juli 2022
Indra/Humpro DPRD Kota Bandung.
Komisi B DPRD Kota Bandung mengevaluasi Program Kerja Perumda Bank Bandung sampai Triwulan II Tahun Anggaran 2022, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Jumat, (8/7/2022).

HumasDPRD - Komisi B DPRD Kota Bandung mengevaluasi Program Kerja Perumda Bank Bandung sampai Triwulan II Tahun Anggaran 2022, di Ruang Rapat Komisi B DPRD Kota Bandung, Jumat, (8/7/2022).

Rapat dipimpin langsung Ketua Komisi B, Hasan Faozi, S.Pd., dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Hadir dalam rapat tersebut, Wakil Ketua Komisi B, H. Wawan Mohamad Usman, S.P., dan juga anggota Komisi B, Agus Salim, Ir. H. Agus Gunawan, drg. Maya Himawati, Sp.Ort.,, H. Asep Mulyadi, Hj. Siti Nurjanah, S.S., dan Christian Julianto Budiman.

Komisi B berharap Perumda Bank Bandung menjadi solusi permasalahan masyarakat, salah satunya bisa membantu UMKM di Kota Bandung dengan cara yang mudah.

Seperti dikatakan Anggota Komisi B, Agus Gunawan, dirinya berharap hadirnya Bank Bandung bisa membantu UMKM tanpa proses yang rumit.

“Perumda Bank Bandung ke depannya semoga sehat, terus bisa membantu masyarakat menengah ke bawah, namun prosesnya jangan berbelit-belit. Juga diharapkan bisa membantu UMKM di kota Bandung,” ujar Agus.

Selain itu, Anggota Komisi B lainnya, Maya Himawati berharap Perumda Bank Bandung bisa bekerjasama dengan UMKM dalam membuat koperasi. Menurutnya koperasi bisa memutus jerat rentenir.

“Ke depannya Bank Bandung kepada masyarakat bisa dibuat koperasi kerja sama dengan UMKM, hal ini agar bisa memutus jerat rentenir di masyarakat,” kata Maya.

Selain itu, Anggota Komisi B, Asep Mulyadi mengkritik beberapa program yang masih belum berjalan dan mengalami penurunan prestasi.

“Pemkot Bandung ini melakukan pembenahan, tidak lain untuk peningkatan. Namun Ini banyak penurunan di beberapa bidang adalah warning. Padahal sebenarnya dibentuknya bank ini meningkatkan pendapatan asli daerah Kota Bandung. Perumda BPR ini banyak kelebihan, misal CAR yang tinggi, memiliki mitra strategis. Harusnya dengan kelebihan itu, berharap NPL turun. Namun, banyak program lama masih banyak masih rencana yang belum terealisasi. Semoga ke depannya bisa cepat terealisasi untuk menjadi kebanggaan kota Bandung misal akan pembuatan kartu ATM pun ini masih terus wacana,” kata Asep.* (Indra)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR