HUT Asosiasi Pedagang Pasar Tradisional

Pedagang Tradisional Soko Guru Perekonomian di Bandung

Editor DPRD Bandung
Selasa, 20 Oktober 2020
Alam / Humpro DPRD Kota Bandung
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menghadiri HUT ke-2 Asosiasi Pedangan Pasar Tradisional (Appetra) di Semi Basement Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (20/10/2020). *

HumasDPRD-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Tedy Rusmawan menuturkan, pedagang tradisional merupakan soko guru perekonomian di Kota Bandung, termasuk di pasar tradisional. Terlebih ada 37 pasar tradisional di Kota Bandung. 

Hal tersebut disampaikan Tedy pada HUT ke-2 Asosiasi Pedangan Pasar Tradisional (Appetra) di Semi Basement Pasar Kosambi, Jalan Ahmad Yani, Kota Bandung, Selasa (20/10/2020). 

"Selamat HUT Appetra yang kedua, kepada para pedagang tradisional khususnya di Kota Bandung semakin sejahtera, " ungkapnya. 

Dalam kesempatan tersebut, juga dibagikan masker kepada para pedagang pasar, sebagai bentuk kepedulian pada protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19. 

"Kami di DPRD Kota Bandung bersama Pemerintah Kota Bandung sedang menyusun PD Pasar menjadi Perusahaan Umum Daerah (Perumda). Mudah-mudahan para pedagang semakin profesional , sehingga dapat menarik investor ke pasar-pasar tradisional," tuturnya. 

Kendati demikian, Ia mengingatkan para pedagang pasar tradisional untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari. 

"Jadi selalu terapkan 3 M, yaitu mencuci tangan, memakai masker dan menghindari kerumunan," ucapnya. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bandung, Oded M. Danial berharap para pedagang pasar tradisional dapat memberikan sumbangsih ide dan pemikiran dalam mendongkrak ekonomi di Kota Bandung. 

"Hadirnya Appetra dapat berkolaborasi dengan Pemkot Bandung dalam regulasi dan penataan pasar di Kota Bandung," tambahnya.(rio)***


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR