Pramuka Kota Bandung Bisa Ikut Aktif Sosialisasikan Produk Legislasi

Editor DPRD Bandung
Sabtu, 14 Agustus 2021
Deni/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menjadi pembina upacara dalam acara Malam Ulang Janji dalam rangka Peringatan Hari Ke-60 Pramuka Tahun 2021, di Aula Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Jumat (13/8/2021).

HumasDPRD – Ketua DPRD Kota Bandung Tedy Rusmawan menjadi pembina upacara dalam acara Malam Ulang Janji dalam rangka Peringatan Hari Ke-60 Pramuka Tahun 2021, di Aula Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung, Jumat (13/8/2021).

Dalam sambutannya, Tedy mengungkapkan rasa bangganya kepada gerakan kepramukaan di Kota Bandung yang mampu mengisi ruang-ruang pembangunan kota, yang tak surut meski di masa pandemi. Pramuka terlibat aktif di tengah masyarakat dan menjadi tulang punggung aktivitas positif generasi muda.

Di tengah pembangunan Kota Bandung, Tedy merasa peran pramuka sangat dibutuhkan untuk menyosialisasikan produk legislasi. Sejumlah perda, khususnya yang membentengi generasi muda dari pengaruh negatif bisa lebih efektif jika dibantu oleh gerakan pramuka.

“Ini justru sesuatu yang menarik. Kita di DPRD terbatas untuk melakukan sosialisasi ke masyarakat. Contoh kemarin kita mengesahkan perda pemberantasan narkoba. Pramuka begitu strategis karena bisa masuk sosialisasi ke sekolah-sekolah, karena narkoba ini banyak memengaruhi remaja,” ujar Tedy.

Sebagai agen perubahan, Tedy melanjutkan, pramuka sangat efektif dalam menyosialisasikan gerakan anti narkoba karena sifat keanggotaannya begitu masif hingga tersebar di setiap sekolah.

“Karena musuh anak muda yang utama yakni narkoba. Itu yang harus dilawan secara serius,” ucapnya.

Contoh lainnya yang bisa melibatkan peran pramuka yakni perda ekonomi kreatif. Tedy berharap Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bisa melibatkan gerakan pramuka agar perda ekonomi kreatif bisa merangsek ke tengah masyarakat. Belum lagi perda yang terkait dengan penyelenggaraan pembinaan pemuda di Kota Bandung.

“Itu sangat efekif sekali dengan peran pramuka yang menjadi ujung tombak untuk pembinaan-pembinaan generasi muda yang lebih berkualitas. Saatnya pramuka semakin eksis, semakin bangkit, mudah-mudahan perannya bisa terus diperkuat,” katanya.

Tedy mengatakan, pramuka merupakan organisasi yang menjadi tulang punggung pemerintah untuk membentuk karakter para pemuda atau remaja di Indonesia. Ia mengapresiasi gerakan pramuka Kota Bandung yang hingga hari ini masih tetap eksis walaupun di tengah pandemi.

“Harapan besar dari DPRD Kota Bandung bahwa pramuka adalah sarana untuk pembinaan generasi muda kita. Maka gerakan ini tidak boleh berhenti. Saya dulu waktu di SMP, SMA, setiap Sabtu melakukan upacara, melatih keterampilan, kecakapan, setiap hari bertemu kakak pembina, mengisi SKU untuk mendapatkan TKK. Jadi pramuka ini sesuatu yang harus tetap dilakukan,” ujarnya.

Adapun jika saat ini aktivitas harus dibatasi, pramuka tetap bisa meningkatkan kompetensi dengan memanfaatkan berbagai medium virtual, sehingga pembinaan generasi muda tetap bisa berjalan.

“Kita mengharapkan generasi milenial yang biasa disebut ‘gerakan rebahan’ bisa dibantah dengan aktifnya gerakan pramuka, karena pramuka diasah, dididik untuk meneruskan tongkat pemimpin bangsa, dan dari pramuka bisa muncul pemimpin yang berkualitas yang dibutuhkan oleh negeri ini,” tutur Tedy.*


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR