Sosialisasi dan Pendampingan Buruan Sae Dipacu, Tedy Optimistis Bandung Mandiri Pangan

Editor DPRD Bandung
Kamis, 14 Oktober 2021
Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, AT., MM, dalam acara Rangkaian Aksi Pangan Lestari, di Buruan Sae PL2 Komplek De Marrakesh, (Kamis, 14/10/21).

HumasDPRD - Ketua DPRD Kota Bandung, Tedy Rusmawan, AT., MM, optimistis masyarakat Kota Bandung bisa mandiri pangan, asalkan pendampingan dan sosialisasi terus dipacu.

"Jika ini disosialisasikan terus akan bagus, dari kewilayahan, dan juga dari Pemerintah Kota Bandung, Dispangtan, dan juga dengan pendampingan harus kuat. Misal adanya pelatihan dan lain-lain," kata Tedy dalam acara Rangkaian Aksi Pangan Lestari, di Buruan Sae PL2 Komplek De Marrakesh, (Kamis, 14/10/21).

Hadir dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Bandung Oded M. Danial, serta PKK Kota Bandung, dan juga tamu undangan lainnya.

Terkait potensi ekonomi Buruan Sae, Tedy juga optimis dengan adanya pendampingan dan pemilihan produk akan menjadi daya tarik dan menghasilkan ekonomi yang potensial.

"Ada pelatihan, packaging (pengemasan) dan lain-lain, dikemas secara menarik dengan harga jual lebih menarik juga. Selain itu pemilihan produk juga tidak yang sulit, misal lele, dengan daya tahan panjang, dan pakannya juga tidak terlalu ribet," kata Tedy.

Tedy melanjutkan, kerja sama menjadi kunci Kota Bandung siap mandiri pangan.

"Tempat jualnya bekerjasama dengan sentra di sini, para pendukung, Telkom dan lain-lain, mulai menampung dari yang punya produk hidroponik. Juga bekerjasama dengan sentra-sentra ikan di Cibiru," katanya.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kota Bandung Gin Gin Ginanjar mengatakan, Kota Bandung telah banyak membuat inovasi program untuk ketahanan pertanian perkotaan, salah satunya Buruan Sae.

"Inovasi ketahanan pertanian perkotaan (urban farming) untuk memenuhi kebutuhan pangan Kota Bandung menciptkan inovasi program unggulan. Misal Buruan sae, terus bergerak dan banyak diapresiasi. KH. Ma’ruf Amin (wakil presiden RI) mengapresiasi dengan berkunjung ke sini," kata Gin Gin.  

Ia menjelaskan, Buruan sae merupakan persiapan pangan dalam menghadapi bencana pangan dunia. Selain itu ada program, Satu Hati, Geber Padi. Gerakan Ngabibita, Budikdamber, OTG (organic tower garden), RPH Ngabako, Mabar (makan benar), dan masih banyak lagi.

Gin Gin melanjutkan, semua program itu merupakan untuk kesiapan ketahanan pangan Kota Bandung.

"Semua program terintegrasi dalam program kesinambungan, Rapatar (Rangkaian aksi pangan lestari), berterimakasih kepada semua pendukung, termasuk Kodim, dan Kodam Siliwangi, akan siap support mewujudkan ketahanan pangan Kota Bandung melalui Buruan Sae," katanya.

Acara tersebut diakhiri dengan MoU Penandatanganan Digital, penyerahan simbolis bantuan dari berbagai pemangku kepentingan, peresmian Buruan sae P2L Riyadul Jannah, dan juga simbolis menanam pohon.* (Indra)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR