Tedy Rusmawan: Festival Pendidikan Al-Qur’an Bentuk Karakter Akhlakul Karimah

Editor DPRD Bandung
Minggu, 20 November 2022
Permana/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengapresiasi terselenggaranya Festival Pendidikan Al-Qur'an (FPQ) tingkat TKQ, TPQ, dan PAUDQu, di Kecamatan Gedebage, Minggu, (20/11/2022).

HumasDPRD - Ketua DPRD Kota Bandung H. Tedy Rusmawan, A.T., M.M., mengapresiasi terselenggaranya Festival Pendidikan Al-Qur'an (FPQ) tingkat TKQ, TPQ, dan PAUDQu, di Kecamatan Gedebage, Minggu, (20/11/2022).

Menurut Tedy, kegiatan yang juga diselenggarakan di seluruh kecamatan se-Kota Bandung tersebut merupakan salah satu upaya dalam membentuk karakter generasi akhlakul karimah sejak dini.

Selain itu, acara ini juga turut mendukung visi Kota Bandung yaitu, mewujudkan Kota Bandung yang Unggul, Nyaman, Sejahtera, dan Agamis.

"Mewujudkan Kota Bandung yang agamis ini sesungguhnya menjadi fondasi dalam budaya masyarakat. Karena tanpa dimilikinya fondasi tersebut, pembangunan infrastruktur Kota Bandung yang sangat luar biasa sejauh ini akan tidak ada artinya. Bahkan, bukan tidak mungkin warganya tidak memiliki rasa peduli terhadap sesamanya," ujar Tedy, saat membuka kegiatan FPQ, di Kecamatan Gedebage.

Mengingat pentingnya tujuan dari kegiatan ini, Tedy pun mendorong agar ke depan diharapkan dapat digelar juga kegiatan TPQ di tingkat SD, SMP, hingga SMA.  

"Kami di DPRD Kota Bandung sangat berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan hanya karena adanya event, tetapi juga menjadi kegiatan rutin dari FPQ," ucapnya.

Tedy menuturkan, setelah kegiatan FPQ di tingkat kecamatan selesai diselenggarakan, selanjutnya kegiatan FPQ pun akan dilaksanakan di tingkat kota pada bulan Desember mendatang.

Ia berharap, kegiatan ini dapat terus mendapat dukungan serta kolaborasi dan sinergi dari berbagai pihak, agar penyelenggaraannya semakin masif dalam rangka mempersiapkan generasi muda yang berakhlak mulia dan menjadikan agama sebagai fondasi dalam tata kehidupan sosialnya.

Tedy pun berpesan kepada para peserta agar bagi yang menang jangan merasa berpuas diri, dan bagi yang kalah agar jangan merasa kecewa karena menang dan kalah adalah hal biasa dalam sebuah kompetisi. 

YYang paling penting adalah para peserta terus mengasah diri untuk meningkatkan dan mengevaluasi kemampuannya.

"Selain itu, yang penting adalah anak-anak kita memiliki sarana untuk menyalurkan bakatnya termasuk mengevaluasi hasil pendidikan selama belajar di TKQ, TPQ, dan PAUDQu. Sehingga, apa yang mereka pelajari dapat memberikan manfaat bukan hanya bagi dirinya sendiri, namun juga bagi masyarakat luas di masa depan," katanya.* (Permana)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR