Tedy Rusmawan Kagumi Kiprah Petani Muda Pembudi Daya Anggur Ukraina

Editor DPRD Bandung
Jumat, 21 Januari 2022
Permana/Humpro DPRD Kota Bandung.
Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., meninjau lokasi budi daya anggur skala pekarangan rumah yang diinisiasi seorang petani milenial, Bayu Anggara, di Jalan Cipadung, RT 03 RW 13, Kecamatan Cibiru, Jumat (21/1/2021).

HumasDPRD - Ketua DPRD Kota Bandung, H. Tedy Rusmawan, AT., M.M., meninjau lokasi budi daya anggur skala pekarangan rumah yang diinisiasi seorang petani milenial, Bayu Anggara, di Jalan Cipadung, RT 03 RW 13, Kelurahan Cipadung, Kecamatan Cibiru, Kota Bandung, Jumat (21/1/2021).

Dalam kunjungan itu, Tedy mengaku takjub dengan hasil budidaya yang dilakukan oleh Bayu. Petani muda ini mampu memanfaatkan pekarangan rumahnya yang tidak terlalu luas sebagai ruang potensi usaha yang memiliki nilai ekonomis luar biasa, karena yang dibudidayakan adalah anggur impor dari Ukraina.

Tedy pun tampak terkejut saat mengetahui Bayu mempelajari ilmu dan teknik budi daya hanya berdasarkan hasil pembelajaran otodidak. Apalagi pemuda berusia 27 tahun tersebut tidak pernah mengenyam bangku perguruan tinggi, dan merupakan korban PHK perusahaannya akibat situasi pandemi Covid-19.

"Setelah saya dirumahkan oleh perusahaan tempat saya dulu kerja dari Januari 2021, saya awalnya coba-coba mengisi waktu luang dengan mempelajari pertanian, dan waktu itu yang kepikiran kenapa enggak anggur saja, karena selain harga jualnya lumayan, terus jarang juga yang budi daya anggur, apalagi di daerah sini enggak ada yang budi daya anggur," ujarnya, saat berbincang dengan Ketua Dewan Tedy Rusmawan.

Bayu pun menjelaskan, selain mempelajari secara otodidak dengan memanfaatkan informasi digital di YouTube, dirinya pun belajar dari para petani anggur lainnya yang tergabung dalam wadah komunitas.

Sebab, awalnya ia merasakan kesulitan dalam proses pembudidayaan, terlebih anggur bukan buah endemik Indonesia, dan yang coba ia kembangkan adalah jenis anggur impor.

"Jadi selain belajar sendiri, saya juga suka bertanya atau belajar bareng lah sama teman-teman di komunitas, karena memang membudidayakan anggur ini tidak sulit, tapi butuh ketelatenan yang lebih untuk bisa tumbuh dan berbuah dengan baik," ucapnya.

Bayu pun menambahkan, dari upaya budi daya yang telah berlangsung selama satu tahun, hasil panen anggurnya telah dijual ke daerah lain, termasuk impor ke Malaysia.

"Sekarang sudah setahun membudidayakan ini, dan ada sekitar 15-20 jenis anggur yang saya budidayakan di rumah dan ada juga yang udah mulai saya jual, tapi saya engga fokus ke jualan, lebih kepada hobi aja yang ilmunya bisa ditularkan ke orang lain," katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Tedy pun diajak untuk dapat memetik sendiri dan mencoba langsung beberapa jenis buah anggur yang dibudidayakan Bayu.

Tedy pun mengapresiasi upaya dan kegigihan Bayu. Meskipun mengalami situasi sulit karena menjadi korban PHK perusahaannya, tetapi ia memilih untuk pantang putus asa dan tetap memotivasi dirinya untuk menekuni hal baru, yang justru membawanya mendapatkan rezeki lebih dari hikmah yang terjadi.

"Tentunya pertama, kita mengapresiasi ada anak muda yang menjadi salah satu korban PHK karena dampak pandemi Covid-19, tapi dengan semangat mudanya mau berusaha dan berinovasi untuk menciptakan peluang usaha yang luar biasa. Saya juga tadi tanya kenapa enggak budi daya strawberry, menurutnya selain memerlukan lahan besar, tapi juga anggur memiliki nilai ekonomi lebih dibandingkan strawberry," ujarnya.

Tedy pun mendorong agar budi daya anggur yang dilakukan Bayu dapat terus dikembangkan dan mendapat dukungan dari  aparat kewilayahan dan instansi terkait, bahkan dapat menjadi salah satu ikon destinasi wisata dan kemajuan ekonomi dari daerah Cibiru.

"Dengan dukungan dan pendampingan yang positif ini, juga adanya kolaborasi pentahelix yang menjadi unsur kekuatan pengembangan suatu wilayah, dapat semakin memperbanyak melahirkan anak-anak muda Kota Bandung yang memiliki inovasi, semangat berwirausaha, dan kemauan untuk terus belajar, untuk berkontribusi memajukan Kota Bandung, minimal lingkungan wilayahnya sendiri," ucapnya.

Tedy pun menuturkan, bahwa apa yang dilakukan Bayu dapat menjadi contoh bagi masyarakat terutama generasi muda yang dapat memanfaatkan keterbatasan lahan di pekarangan rumahnya, untuk menjadi sebuah potensi usaha dan menjadi seorang entrepreneur.

"Untuk anak muda, saya terus mengimbau untuk terus bergerak dan kemauan untuk terus mengembangkan diri, karena dengan dua hal tersebut ditambah berdoa, insyaallah Allah akan memberikan jalan-jalan yang tidak pernah kita duga. Apalagi salah satu pintu rezeki yang dijanjikan oleh Allah adalah menjadi seorang wirausaha," katanya.* (Permana)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR