Protokol Kesehatan Covid-19

Terapkan Sanksi Tegas Agar Masyarakat Kembali Sadar Pentingnya Protokol Kesehatan

Editor DPRD Bandung
Jumat, 13 November 2020
Jaja/Humpro DPRD Kota Bandung
Kasus Covid terus bertambah karena masyarakat kurang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. Perlu adanya sanksi tegas agar masyarakat kembali sadar pentinya protokol kesehatan.

 

HumasDPRD - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung, Achmad Nugraha, DH, SH, berharap masyarakat Kota Bandung lebih menerapkan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19. Hal tersebut dikatakan Achmad dalam rapat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, di Balaikota Bandung, Jumat (13/11/2020).

Imbauan tersebut disampaikan Achmad dikarenakan jumlah kasus positif Covid-19 di Kota Bandung dilaporkan terus bertambah. Per Kamis (12/11/2020)  terjadi penambahan 34 kasus, terdiri dari 30 kasus aktif, 1 kasus sembuh, dan 3 kasus meninggal dunia. Sehingga jumlah total kasus terkonfirmasi sebanyak 2.327 kasus terdiri dari 309 kasus aktif, 1.920 kasus sembuh, dan 98 kasus meninggal.

Kasus yang terus bertambah tersebut, menurut Achmad, karena masyarakat kurang disiplin dalam penerapan protokol kesehatan Covid-19.

"Sepakat, ini masalah perilaku. Perilaku disiplin masyarakat menurun, misal banyak masyarakat yang tidak pakai masker. Banyak kerumunan di Kota Bandung, tidak hanya pasar, tapi juga kerumunan anak muda." Kata Achmad.

Penurunan perilaku masyarakat terhadap kedisiplinan protokol kesehatan Covid ini, menurut Achmad perlu ditingkatkan dengan adanya sanksi.

"Mungkin karena sudah lelah atau jenuh masyarakatnya, maka perlu adanya paksaan misal dengan pemberlakukan sanksi. Karena kalau tidak begitu susah untuk meminimalisasi. Aparat setempat dengan polisi perlu berkolaborasi dalam penegakan sanksi. Setidaknya tekanan ini bisa sedikit memaksa untuk bisa cepat sadar akan pentingnya penerapan protokol ini." papar Achmad.

Meskipun begitu, Achmad selaku perwakilan DPRD Kota Bandung sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Bandung dalam penanganan Covid-19.

"Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah yang diterapkan Pemkot, dengan Pembatasan Sosial Berskala Mikro (PSBM). Kami setuju di mana ada peningkatan Covid diterapkan PSBM." pungkas Achmad.* (Indra)


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR