Wakil Ketua DPRD Achmad Nugraha Ajak Pemuda Lawan Hoaks di Tengah Pandemi

Editor DPRD Bandung
Jumat, 13 Agustus 2021
Nuzon/Humpro DPRD Kota Bandung.
Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha menjadi narasumber tamu dalam talk show “Hegarmanah, Heboh Segar Ngeunah,” Radio Ardan 105.9 FM Jumat (13/8/2021).

HumasDPRD - Wakil Ketua II DPRD Kota Bandung Achmad Nugraha menjadi narasumber tamu dalam talk show “Hegarmanah, Heboh Segar Ngeunah,” Radio Ardan 105.9 FM Jumat (13/8/2021).

Tema Hegarmanah Ardan kali ini membahas “Mewujudkan Kota Bandung Kota Sehat.”

Dengan tetap melaksanakan protokol kesehatan, Achmad memaparkan perkembangan terkini soal penanganan pandemi di Kota Bandung. Ia berterima kasih kepada warga Kota Bandung, karena berkat disiplin prokes yang ketat kini kondisi Bandung perlahan membaik.

Upaya sosialisasi prokes ini terus digencarkan oleh pemerintah mulai dari tingkat RT dan RW hingga kecamatan.

“Kami di DPRD Kota Bandung pun tak henti menyampaikan ke publik khususnya warga Kota Bandung agar tetap menjaga prokes,” ujar Achmad.

DPRD Kota Bandung, ia melanjutkan, terus memerhatikan pelayanan kesehatan warga sebagai layanan dasar yang harus diprioritaskan. Dorongan keutamaan layanan dasar ini yang didesak kepada Pemerintah Kota Bandung untuk terus ditingkatkan demi pelayanan terbaik bagi masyarakat.

“Ada poin penting. Saya ingatkan kepada masyarakat Kota Bandung bahwa masuk rumah sakit tidak bayar, dengan adanya program BPJS. Serta bagi masyarakat yang masuk rumah sakit tetapi prosedurnya itu harus tes PCR, itu juga gratis tanpa biaya dan ditanggung oleh Kemenkes dan pemerintah pusat. Itulah pentingnya pemerintah dan kami, Anggota DPRD memberi pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tuturnya.

Achmad menambahkan, untuk menggalakkan penanganan Covid-19 lewat sosialisasi protokol kesehatan, diperlukan iringan bantuan agar sisi roda kehidupan ekonomi masyarakat bisa tetap berjalan.

“Selanjutnya perhatian kami selaku Anggota DPRD dalam adanya pemberian bantuan kepada masyarakat, kami akan tetap memantau khususnya pada tingkat RW, RT dalam pemberian bantuan tersebut harus tepat sasaran dan tidak salah sasaran,” kata Achmad.

Adanya program 1 juta vaksinasi per 1 hari sebagai target pemerintah pusat terus didukung anggota DPRD Kota Bandung. Target kekebalan kelompok atau herd immunity akan berpengaruh pada pemulihan ekonomi. Ia berharap warga tidak terpengaruh atas beredarnya informasi hoaks terkait vaksinasi.

Warga juga tak perlu bingung untuk mendaftar vaksinasi secara daring. Layanan ini hadir di setiap puskesmas dan diharapkan bisa menyemangati publik untuk segera mendapatkan vaksin.

“Salah satunya bagaimana masyarakat ini mau divaksin. Saya mengajak kepada masyarakat, ayo divaksin agar pandemi ini cepat selesai. Diharapkan vaksin ini adalah satu cara atau ikhtiar kita dalam menjaga tubuh kita agar saat terkena Covid-19 tidak terlalu parah. Mungkin saja ke depannya akan ada vaksinasi ke-3,” katanya.

Achmad juga menjunjung apresiasi tinggi bagi seluruh tenaga kesehatan yang selama ini sudah mengorbankan energi dalam tugas menjadi garda terdepan penanganan Covid-19.

Ia juga meminta masyarakat tidak memarjinalkan warga yang terpapar Covid-19. Hasil positif Covid-19 bukanlah sebuah aib.

Sebaliknya, warga bisa bahu membahu bergotong royong dalam membantu masyarakat yang terkena Covid-19.

“Intinya saling membantu, jangan sampai ada masyarakat yang terkena lalu dijauhi. Kalau masyarakat khususnya anak-anak muda mempunyai perhatian dan kepedulian saya jamin bangsa ini akan menjadi bangsa yang kuat dan solid,” katanya.

Achmad berharap anak muda semakin meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.

“Generasi yang akan datang bukan generasi hoaks. Tingkatkan kepedulian, menyayangi, dan menghormati sesama. Jangan menjadi anak muda yang mudah terpengaruh dengan hoaks,” tutur Achmad.* (Handoko).


KATA KUNCI

BAGIKAN

BERI KOMENTAR